BIG DATA
Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh
Semangat pagi dan salam membaca,
Belakangan ini, di dunia IT, sering kali menyebut ataupun menyinggung istilah ‘Big Data’. Banyak seminar-seminar IT yang bertemakan ‘Big Data’. Sebenarnya, apa sih ‘Big Data’ itu??
Big data adalah data yang sudah sangat sulit untuk dikoleksi, disimpan, dikelola maupun dianalisa dengan menggunakan sistem database biasa karena volumenya yang terus bertambah. 1 .
Ketika suatu produk teknologi membutuhkan ‘ruang’ yang cukup besar untuk penyimpanan data-data mereka yang selalu bertambah dan bisa saja data itu ‘meledak’ tidak terkendali, maka saat itu lah terdapat permasalah big data. Banyak perusahaan-perusahaan besar dibidang IT yang mengalami masalah ‘Big Data’ seperti dibidang social network yaitu Facebook, Twitter, dll.
Sebagai contoh kasus Facebook mendapatkan 15 TerraByte data setiap harinya untuk dikumpulkan dalam sebuah gudang data berskala PetaByte. Terdapat 250 juta foto yang diupload, dengan interaksi 800 juta user dan 900 juta objek (page, group, dll) dilibatkan setiap hari. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka dikembangkanlah beberapa Teknologi Big Data. Teknologi Big Data adalah sebuah sistem teknologi yang diperkenalkan untuk menanggulangi 'ledakan informasi' seiring dengan semakin bertumbuhnya ekosistem pengguna perangkat mobile dan data internet. Pertumbuhan perangkat mobile dan data internet ternyata sangat mempengaruhi perkembangan volume dan jenis data yang terus meningkat secara signifikan di dunia maya. 2
Big Data dalam pengaruh persaingan
Big data menjadi bagian dari persaingan yang sulit untuk pangsa pasar. Ancaman utamanya adalah kemampuan pesaing untuk mengumpulkan dan menganalisis sentimen konsumen dan menghasilkan rekomendasi di seluruh jutaan pelanggan. Penting untuk dicatat bahwa ancaman dan peluang yang terkait dengan data yang besar sering memiliki implikasi organisasi dimana hanya dengan perhatian senior eksekutif dapat mengatasinya. Pimpinan terlalu sedikit memahami potensi data yang besar dalam bisnis mereka, aset data dan kewajiban dari bisnisnya, atau pilihan strategis mereka adalah harus membuat untuk memulai memanfaatkan data yang besar. Dengan berfokus pada isu-isu ini, eksekutif senior dapat membantu organisasi membangun keunggulan kompetitif berdasarkan data. (Bughin, Chui, & Manyika, 2010)
Teknologi untuk menggunakan dan menganalisa informasi tersedia secara luas, tetapi banyak perusahaan mengambil data pada tingkat baru menggunakan TI untuk mendukung dengan tepat, mengarahkan keputusan dan menguji produk baru, model bisnis, dan inovasi terhadap pengalaman customer, dalam beberapa kasus pendekatan ini membantu perusahaan untuk membuat keputusan real time. Perusahaan menjual produk fisik juga menggunakan big data untuk eksperimen yang tepat. Menggunakan informasi untuk menganalisa kesempatan bisnis baru, misalnya promosi yang efektif untuk segmen yang tepat. Perusahaan lainnya menggali data dari social network secara real time (Ford Motor, PepsiCo dan Southwest Airlines). Penggunaan eksperimen dan big data sebagai komponen penting pada pengambilan keputusan manajemen membutuhkan kemampuan baru, serta perubahan organisasi dan budaya, sebagian besar perusahaan jauh dari mengakses seluruh data yang tersedia.
Sumber : 1. McKinseyGlobal Institute
2. tekno.liputan6.com
post by : Imami Arifin, M.Fahad, Lutfhi Dwi Tristianto
Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh
Semangat pagi dan salam membaca,
Belakangan ini, di dunia IT, sering kali menyebut ataupun menyinggung istilah ‘Big Data’. Banyak seminar-seminar IT yang bertemakan ‘Big Data’. Sebenarnya, apa sih ‘Big Data’ itu??
Big data adalah data yang sudah sangat sulit untuk dikoleksi, disimpan, dikelola maupun dianalisa dengan menggunakan sistem database biasa karena volumenya yang terus bertambah. 1 .
Ketika suatu produk teknologi membutuhkan ‘ruang’ yang cukup besar untuk penyimpanan data-data mereka yang selalu bertambah dan bisa saja data itu ‘meledak’ tidak terkendali, maka saat itu lah terdapat permasalah big data. Banyak perusahaan-perusahaan besar dibidang IT yang mengalami masalah ‘Big Data’ seperti dibidang social network yaitu Facebook, Twitter, dll.
Sebagai contoh kasus Facebook mendapatkan 15 TerraByte data setiap harinya untuk dikumpulkan dalam sebuah gudang data berskala PetaByte. Terdapat 250 juta foto yang diupload, dengan interaksi 800 juta user dan 900 juta objek (page, group, dll) dilibatkan setiap hari. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka dikembangkanlah beberapa Teknologi Big Data. Teknologi Big Data adalah sebuah sistem teknologi yang diperkenalkan untuk menanggulangi 'ledakan informasi' seiring dengan semakin bertumbuhnya ekosistem pengguna perangkat mobile dan data internet. Pertumbuhan perangkat mobile dan data internet ternyata sangat mempengaruhi perkembangan volume dan jenis data yang terus meningkat secara signifikan di dunia maya. 2
Big Data dalam pengaruh persaingan
Big data menjadi bagian dari persaingan yang sulit untuk pangsa pasar. Ancaman utamanya adalah kemampuan pesaing untuk mengumpulkan dan menganalisis sentimen konsumen dan menghasilkan rekomendasi di seluruh jutaan pelanggan. Penting untuk dicatat bahwa ancaman dan peluang yang terkait dengan data yang besar sering memiliki implikasi organisasi dimana hanya dengan perhatian senior eksekutif dapat mengatasinya. Pimpinan terlalu sedikit memahami potensi data yang besar dalam bisnis mereka, aset data dan kewajiban dari bisnisnya, atau pilihan strategis mereka adalah harus membuat untuk memulai memanfaatkan data yang besar. Dengan berfokus pada isu-isu ini, eksekutif senior dapat membantu organisasi membangun keunggulan kompetitif berdasarkan data. (Bughin, Chui, & Manyika, 2010)
Teknologi untuk menggunakan dan menganalisa informasi tersedia secara luas, tetapi banyak perusahaan mengambil data pada tingkat baru menggunakan TI untuk mendukung dengan tepat, mengarahkan keputusan dan menguji produk baru, model bisnis, dan inovasi terhadap pengalaman customer, dalam beberapa kasus pendekatan ini membantu perusahaan untuk membuat keputusan real time. Perusahaan menjual produk fisik juga menggunakan big data untuk eksperimen yang tepat. Menggunakan informasi untuk menganalisa kesempatan bisnis baru, misalnya promosi yang efektif untuk segmen yang tepat. Perusahaan lainnya menggali data dari social network secara real time (Ford Motor, PepsiCo dan Southwest Airlines). Penggunaan eksperimen dan big data sebagai komponen penting pada pengambilan keputusan manajemen membutuhkan kemampuan baru, serta perubahan organisasi dan budaya, sebagian besar perusahaan jauh dari mengakses seluruh data yang tersedia.
Sumber : 1. McKinseyGlobal Institute
2. tekno.liputan6.com
post by : Imami Arifin, M.Fahad, Lutfhi Dwi Tristianto

0 komentar:
Posting Komentar